diare pada anak balita

diare pada anak balita

Setiap orang tua tentunya akan merasa cemas sekali ketika si kecil menderita diare. Terutama bayi yang baru lahir yang mana sering BAB pada hampir sesudah dirinya makan atau sesudah diberi ASI. Mengetahui apakah bayi tersebut menderita diare ataupun tidak, sangat sulit diketahui.

Karena rata-rata bayi selalu BAB setelah makan ataupun setelah mereka diberi ASI. Setiap orang tua, wajib untuk menjaga makanan yang dikonsumsi karena bayi yang mengalami diare kemungkinan besar terjadi akibat pola makan bundanya sendiri. Pastikanlah juga makanan yang dikonsumsi ibunya mengandung cukup gizi, nutrisi, cairan dan juga jenis makanan sehat lain yang diperlukan untuk perkembangan bayi. Berikut akan saya paparkan beberapa cara mengatasi diare pada anak balita menurut para ahli kesehatan.

diare pada anak balita

diare pada anak balita

  • Mengatasi Diare Pada Bayi 1 Bulan

Pada umumnya bakteri yang menyebabkan diare pada bayi yang berumur 1 bulan lebih adalah Shigella, Salmonella, Staphylococcus, E. Coli serta Campylobacter. Gejala ini tidak sekedar hanya diare dengan frekuensi buang air besar yang berulang kali saja, namun juga perut kembung, sering buang angin pada bayi, kram darah di dalam tinja serta dapat juga disertai muntah. Jika bayi muntah-muntah, usahakan untuk terus berikan ASI atau susu formula bayi yang sudah terpercaya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada si kecil. Kalau bayi mengkonsumsi susu formula, usahakan agar susu yang anda buat lebih encer dari biasanya. Jika berlanjut anda pun wajib untuk membawanya ke ahli kesehatan terdekat.

  • Mengatasi Diare Pada Bayi 1 Tahun

Untuk bayi yang sudah berumur 1 tahun dapat ditangani dengan memberikan mereka air larutan garam dan larutan garam tajin. Caranya sangat mudah sekali, sediakan 1 sendok teh gula pasir, ΒΌ sendok teh garam dapur serta satu gelas atau air panas. Aduklah semua bahan dan setelah itu siap untuk diminumkan ke penderita. Minuman ini dikenal juga sebagai larutan oralit. Selain itu, ada hal yang tak kalah penting yaitu memperhatikan kebersihan makanan. Dan juga usahakan untuk memperhatikan faktor-faktor kebersihan makanan serta minuman, seperti dengan memastikan terlebih dahulu bahwa makanan ditutup atau di tempat tertutup ketika di simpan, serta berikanlah si kecil ASI ekslusif setidaknya 6 bulan pada bayi serta jika menggunakan susu formula, secara rutin periksa botol dot untuk dibersihkan dan juga steril.

Itulah beberapa cara mengatasi diare pada anak balita yang berumur 1 bulan dan juga 1 tahun. Cara di atas merupakan penanganan sederhana yang bisa anda lakukan di rumah. Jika penyakit bertambah parah, sebaiknya dibawa ke pusat kesehatan atau dokter terdekat agar mendapatkan pengobatan yang jauh lebih tepat. Karena jika diare ini dibiarkan bisa berbahaya bagi si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *