Manfaat Teknologi Biometri Sensor

Teknologi merupakan salah satu bidang yang terus menerus berkembang setiap saat. Setiap pelaku yang ada di dunia teknologi ini terus melakukan ekperimen untuk mengembangkan teknologi guna menjawab kebutuhan masyarakat luas. Maka tidak heran dunia teknologi sangatlah dinamis dan cenderung berubah setiap saat. Salah satu jenis teknologi baru yang banyak diminati oleh masyarakat kali ini adalah teknologi biometri sensor.

Teknologi biometri sensor merupakan teknologi yang menggunakan bagian tubuh manusia untuk menjadi alat verifikasi data yang membuktikan keaslian atau outentifikasi. Bagian tubuh yang biasa dijadikan data adalah sidik jari tangan, mata, wajah dan suara. Semua organ tibuh tersebut sangat khas pada setip orang sehingga sangat sulit untuk di duplikasi. Dengan menggunakan teknologi biometri sensor ini lahirlah berbagai jenis alat yang dapat membantu pekerjaan manusia. Berikut adalah beberapa manfaat tekonologi biometrik sensor :

  1. Pengamanan ruangan yang dianggap penting, misalkan ruangan penyimpanan arsip rahasia ataupun penyimpanan beda berharag seperti brangkas
  2. Pengamanan terhadap akses pribadi, misalkan akses memasuki rumah, menggunakan gadget, ataupun menggunakan komputer ataupun laptop.
  3. Pengumpul data, misalkan untuk mesin absensi yang lebih akurat bila dibandingkan dengan sistem manual.
  4. Pembuatan dokumen resni seperti e- KTP, SIM, Visa atau pasport.
  5. Alat untuk mencari identitas seseorang bagi pihak – pihak yang berwenang misalkan kepolisian.
  6. Alat untuk bukti tindakan kriminal atau kejahatan.

Lahirnya teknologi biometri sensor ini dapat mempermudah segala aktifitas yang kita lakukan dalam kehidupan sehari – hari. Namun terkadang mesin dengan teknologi biometri sensor ini memiliki beberapa kelamahan diantaranya adalah gangguan sistem operasi karena virus, ataupun berkurangnya keakuratan data akibat faktor tertentu seperti kesehatan, sebagai contoh mesin teknologi biometri dengan sensor suara akan menjadikan suara dengan frekuensi, irama dan kalimat tertentu untuk dijadikan sebagai data. Namun ketika pemilik data Sali sedang sakit flu ataupun serak akan menjadikan frekuensi dan irama suaranya sedikit berubah. Hal ini dapat mengakibatkan ke tidak cocokan verifikasi oleh alat teknologi biometri sensor.

%d bloggers like this: